Rabu, 14 Desember 2011

PELANGI ASAM


PELANGI ASAM

Kemelut pelangi-pelangi kehidupan
Silih berganti dalam binar-binar  mentari berawan
Gerimis air mataku, mendung dalam kehampaan
Tetes darah sayatan ujung belati cinta

Ketika ku dengar selembar kabar
Air laut hambar
Air tak lagi mengalir
Dari  hulu ke hilir
Ketika mentariku,menjelma pelangi
Lenyap bersama hembusan angin semu
Pelangiku,
Indah warnamu,pesona tatapanmu
Sayang pergimu 
Tak ada manusia yang tahu
Sirna dalam bayang semu
Pelangiku
Andai ku tahu

Sejak binar mentari menyinari embun pagi
Sejak rembulan masih sabit
Tak kan sedu hingapi
Diri dalam kegelapan,
Masa yang terbuang sia
Tanpa asa yang membara

        Karya Irwan BS. Qodim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar